Cara Membuat Sitemap Website Menggunakan Google Webmaster

by
cara membuat sitemap website

Dalam sebuah website ada banyak istilah yang terkadang tidak dapat dipahami dengan baik. Salah satunya adalah sitemap yang penggunaannya jarang, tapi ternyata sangat dibutuhkan. Padahal cara membuat sitemap website sangat mudah dan dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa platform.

Pengertian Sitemap

Sebelum mengetahui cara membuat sitemap website ada baiknya untuk mengetahui apa itu sitemap. Sitemap sendiri bisa digunakan oleh mesin pencari seperti google untuk mencari, menjelajah, dan meraih halaman dan konten yang ada di dalamnya. Sehingga dapat mempermudah pengenalan peta situs yang ada di dalam website.

Tutorial Membuat Sitemap untuk Website Menggunakan Google

Seperti yang telah dibahas sebelumnya terkait kemudahan dalam cara membuat sitemap website, maka tutorial kali ini akan menggunakan google sebagai pilihan. Hal ini dikarenakan tutorial menggunakan google webmaster dinilai paling mudah, dan memang tepat sasaran. Karena google merupakan mesin pencarian utama dan paling banyak digunakan. Berikut adalah caranya.

1. Membuka Google Webmaster

Pertama adalah membuka google webmaster dengan mencarinya di halaman pencarian. Pastikan untuk membukanya melalui komputer atau laptop, karena fitur yang disediakan akan lebih lengkap. Setelahnya pengguna akan dibawa ke menu utama, dan tinggal pilih menu tambah dan pilih tambahkan url website baru.

2. Menambah Url Website

Menambahkan url website pengguna ke google webmaster adalah cara membuat sitemap website selanjutnya. Copy url yang hendak dibuatkan sitemap, bisa berupa blog ataupun website. Memasukkan urlnya pun bisa lebih dari satu domain, tapi untuk pemula alangkah lebih baik untuk memasukkan satu dulu url agar bisa lebih fokus.

3. Memverifikasi Situs Website

Setelahnya memverifikasi situs website, dengan beberapa pilihan cara. Pilihan cara ini dibedakan berdasarkan domain, dan urlnya berupa url blog atau website. Karena untuk website, caranya sangat mudah terutama untuk domain besar. Biasanya hanya tinggal mengcopy sebuah kode, yang nantinya di salin pada menu sitemap yang ada di website.

4. Membuat Sitemap

Sudah selesai proses verifikasi nantinya pengguna akan melihat proses verifikasinya ini berhasil atau tidak. Apabila telah selesai maka selanjutnya tinggal membuat sitemap sendiri sesuai keinginan. Tenang saja apabila masih bingung, bisa menggunakan bantuan melalui sitemap generator yang bisa diakses oleh siapa saja dan gratis. Simpan hasil sitemap dari generator tools ini.

5. Membuka Kembali Google Webmaster Tools

Selanjutnya kembali membuka google webmaster tools untuk menyalin sitemap tersebut ke hosting utama. Tunggu beberapa saat lalu gulir sedikit dan pilihlah menu sitemap dan pilih tambahkan sitemap. Pilih general web sitemap atau web sitemap umum pada menu dropdown yang ada di bawahnya. Pengguna hanya tinggal menunggu beberapa saat sampai proses dinyatakan selesai. Usahakan jangan menutup tab.

6. Masukkan Url Sitemap untuk Akses Website

Cara membuat sitemap website selanjutnya adalah memasukkan sitemap untuk mengakses website pengguna. Sitemap ini berasal dari proses sebelumnya, jadi pengguna hanya tinggal copy paste saja tidak perlu membuat baru. Biasanya bentuk dari url sitemap menggunakan domain xml dan bukannya html untuk contohnya seperti ini. “http://www.xxxxxxxx.com/sitemap.xml

7. Menunggu Proses Aktifasi

Lalu kembali menunggu agar sitemap website bisa benar-benar terintegrasi dengan baik dan bisa langsung dibaca oleh mesin pencarian. Tenang saja proses aktifasi ini tidak lama dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Sehingga proses ini tidak akan memberatkan dan membosankan untuk pengguna. Biasanya proses ini akan memakan waktu beberapa hari saja.

8. Mengaktifasi Website

Setelah semua proses selesai dilakukan dan proses aktifasi juga sudah terlewati, maka kini saatnya untuk melakukan aktifasi website. Ingat untuk bersabar dan tidak mengotak-atik pengaturan yang sebelumnya telah dilakukan. Pengguna harus sabar, sampai nanti akan ada pemberitahuan proses verifikasi telah selesai, maka selamat sitemap telah selesai dibuat dan bisa langsung digunakan.

9. Menunggu Proses Download Sitemap

Cara membuat sitemap website selanjutnya adalah menunggu google untuk mendownload sitemap yang tadi telah dibuat. Proses download ini dilakukan bukan oleh pengguna melainkan oleh google sendiri. Jadi pengguna tidak perlu repot-repot lagi dan tugasnya hanya tinggal menunggu sampai proses konfirmasi selesai. Setelahnya pengguna akan mendapat pemberitahuan langsung dari google webmaster.

10. Melakukan Pengecekan Sitemap

Setelah semuanya selesai dan sitemap sudah bisa digunakan, maka langkah terakhir ini sangat penting namun sering dilupakan yaitu melakukan pengecekan. Cek secara berkala apakah terjadi kerusakan link pada sitemap yang telah dibuat. Apakah ada site terkunci atau terpassword di sitemap yang sedang digunakan. Pastikan juga keamanannya tetap terjaga dengan baik, dan jangan melanggar aturan sitemap.

Sekian pembahasan terkait cara membuat sitemap website menggunakan google webmaster tool dengan mudah. Sebenarnya ada banyak platform pembuat sitemap yang bisa digunakan. Tapi bagi pemula, google merupakan pilihan yang cocok karena selain mudah, google merupakan mesin pencarian terbesar dan terpopuler. Jadi jangan lagi ditunda-tunda jika ingin membuat sitemap karena memang sangat mudah. Selamat mencoba.