Cara Membuat Aplikasi Berbasis Web Sederhana Dengan PHP Dan MySQL

by
membuat aplikasi berbasis web

Dalam membuat aplikasi berbasis web, sarana yang digunakan kebanyakan adalah PHP dan MySQL. PHP ini berguna untuk memanggil database yang dibuat di MySQL. Untuk aplikasi web sederhana yang akan dicontohkan di bawah ini dimisalkan dengan pendaftaran siswa baru. Berikut adalah cara membuat aplikasi web dengan PHP dan MySQL. 

1. Membuat Database MySQL 

Sebelum membuat aplikasi berbasis web yang akan dicontohkan ini, tentu yang harus dilakukan adalah membuat database MySQL. Untuk dapat membuat database ini, pastikan MySQL sudah terpasang terlebih dahulu. Berikut di bawah ini adalah cara membuat database di aplikasi MySQL. 

  • Masuk ke halaman phpMyAdmin dan login dengan menggunakan akun MySQL yang sudah dibuat sebelumnya. 
  • Untuk membuat database, klik new lalu pada nama database diberi nama pendaftaran_siswa. Klik Create untuk membuat database tersebut. 
  • Masuk ke database yang berhasil dibuat dan buat tabel dengan nama calon_siswa lalu pada pilihan number of columns isi dengan 6 kolom. Berikutnya klik Go. 
  • Pada data tabel tersebut, masukkan id, nama, alamat, jenis_kelamin, agama, sekolah. Untuk ID pilih indeks Primart dan type INT. Sedangkan untuk yang lain ubah tipenya menjadi VARCHAR. 
  • Selanjutnya simpan dengan klik Save. Sebagai percobaan, isi tabel database yang dibuat dengan mengklik Insert lalu isi sesuai data tabel yang dibuat. Untuk menyimpan data tersebut, klik Go. 

2. Membuat File PHP 

Agar database yang ada dalam MySQL bisa ditampilkan, diperlukan alat untuk memanggil file tersebut dan ditampilkan dengan menggunakan file PHP. Berbeda dengan HTML, PHP menjadi bahasa pemrograman yang mana penting untuk sebuah server. Berikut di bawah ini adalah cara membuat file PHP untuk menampilkan database yang sudah dibuat. 

  • File PHP biasanya berada di folder /var/www/html atau berada di htdocs. Untuk itu buat folder baru dengan nama pendaftaran-siswa di salah satu folder tersebut. 
  • Setelah membuat folder, buat file html kosong dengan nama indexconfig, hapus, form-edit, form-daftar, proses-edit, list-siswa, dan proses-pendaftaran. 

3. Menghubungkan PHP dan MySQL 

Data yang ada di database agar terlihat di halaman web perlu dihubungkan terlebih dahulu. Dalam menghubungkan file perlu memasukkan script terlebih dahulu. Untuk menghubungkannya adalah dengan cara mengedit file config yang sudah dibuat sebelumnya dengan menggunakan teks editor. Selanjutnya masukkan script di bawah ini. 

<?php 

$server = “localhost”; 

$user = “root”; 

$password = “”; 

$nama_database = “pendaftaran_siswa”; 

$db = mysqli_connect($server, $user, $password, $nama_database); 

if( !$db ){ 

    die(“Tidak terhubung: ” . mysqli_connect_error()); 

} 

?> 

Jika sudah, simpan script yang sudah dimasukkan di atas. 

4. Membuat Halaman Depan 

Setelah membuat file yang menghubungkan php dan mysql, saatnya untuk membuat file yang digunakan untuk mengisi data yang sudah dibuat. Tentunya tidak mungkin jika mengisi langsung dari database karena akan memakan waktu yang lama. Maka dari itu berikut adalah cara membuat halaman depan yang nantinya bisa terhubung ke form untuk menampilkan tabel database. 

  • Buka file indeks yang sudah dibuat sebelumnya dengan menggunakan teks editor. 
  • Dalam file tersebut, buat seperti file html yang mana nantinya menghubungkan file list-siswa dan form-daftar. Untuk kode yang digunakan bisa dikreasikan sendiri akan tetapi harus menghubungkan kedua file yang sudah dihubungkan tersebut. 
  • Simpan file tersebut kemudian cek dengan memanggil file tersebut melalui browser. 

5. Menampilkan Tabel Database 

Jika sudah membuat halaman depan, saatnya untuk membuat database yang sebelumnya dibuat bisa ditampilkan. Caranya adalah tentu saja mengedit file list-siswa. Berikutnya, ikuti cara-cara di bawah ini. 

  • Impor file config dengan menggunakan variabel include. 
  • Ambil data yang ada pada tabel database dengan cara menggunakan query. 
  • Ubah query yang diambil tadi menjadi array dengan mysqli_fetch_array(). Simpan variabel tersebut ke dalam $siswa. 
  • Tampilkan data tersebut dengan menggunakan mysqli_num_rows(). 

6. Menambahkan Data 

Dalam menambahkan data ke dalam tabel database, dibutuhkan dua file yaitu proses-pendaftaran serta file form-daftar. Sebenarnya bisa dibuat satu file saja, akan tetapi lebih mudah jika menggunakan file terpisah. Untuk itu ikuti cara-cara di bawah ini, 

  • Buka file form-daftar melalui teks editor. 
  • Dalam file ini, masukkan atribut method dan action dalam tag <form>. Tujuan action adalah menentukan skrip yang menjadi halaman pemroses data. Atribut method memiliki tujuan untuk menentukan metode dalam mengirim data.  
  • Masuk ke file proses pendaftaran dengan mengambil data yang dikirim dari file form. Berikutnya buat query penyimpanan lalu cek apakah query yang dimasukkan gagal atau berhasil. 

7. Menghapus Data 

Apabila ada data yang salah tentu bisa dilakukan penghapusan data. Dalam menentukan data yang ingin dihapus, tentu membutuhkan id yang dikirimkan dari query string. Untuk menghapusnya, buat file hapus.php kemudian isikan config php dan menggunakan metode if. Jika sudah klik simpan. 

Membuat aplikasi berbasis web sederhana dengan menggunakan PHP dan MySQL tentunya sangat membutuhkan latihan. Hal tersebut karena membuat aplikasi seperti ini tidak selalu berhasil pada awalnya sehingga ketika ada error ada file yang harus diperhatikan dan dibenarkan.