Perbedaan Web Statis Dan Web Dinamis Yang Kebanyakan Orang Tidak Tahu

by
perbedaan web statis dan web dinamis

Pengguna web saat ini sudah sangat banyak namun ada tentunya yang tidak tahu bahwa web memiliki beberapa jenis. Contohnya seperti web statis dan dinamis yang di mana kedua jenis web tersebut berbeda. Perbedaan web statis dan web dinamis cukuplah banyak namun kebanyakan orang tidak tahu itu. Walaupun keduanya sama-sama bertujuan memberikan informasi kepada pengguna dengan media internet.

Pengertian Web Statis Dan Web Dinamis

Sebelum membahas lebih jauh perbedaan web statis dan web dinamis ada baiknya mengetahui dulu pengertian dari keduanya. Sehingga dengan begitu akan sedikit memperlihatkan bahwa keduanya berbeda. Web statis merupakan sebuah web yang di mana isinya permanen dan tidak dapat dirubah oleh penggunanya. Sedangkan web dinamis kebalikannya, yaitu sebuah website yang secara berkala dapat dirubah penggunaannya. Hal itulah yang membuat web dinamin lebih mudah untuk dijalankan.

Beberapa Hal Yang Membedakan Web Statis Dan Web Dinamis

Berdasarkan penjelasan di atas tentu saja dapat dilihat bahwa pengertian dari kedua jenis web ini sangat berbeda. Namun bukan hanya dari pengertiannya saja, perbedaan web statis dan web dinamis masih banyak lagi. Dengan mengetahui perbedaan yang ada di antara kedua web tersebut tentu akan membantu dalam pengguna memilih. Berikut beberapa hal yang membedakan web statis dan web dinamis yang dapat dijadikan referensi:

1. Database

Perbedaan web statis dan web dinamis yang pertama adalah pada database yang digunakan pada website. Seperti yang diketahui database sangatlah penting karena berguna sebagai alat penyimpanan data. Untuk web statis sendiri tidaklah memerlukan database, penyimpanan data tidak dianggap penting. Web ini dalam prosesnya tidak membutuhkan database karena terbilang dari awal hingga akhir sama.

Tentunya web dinamis tidak begitu, web dinamis sangatlah memerlukan database karena berguna untuk menyimpan data serta memproses suatu data. Hal itu yang membuat web dinamis sejak dulu sangatlah memerlukan perhatian khusus.

2. Konten

Tentunya semua setuju bahwa konten merupakan hal yang sangat penting dan sangat menunjang suatu web berjalan dengan baik atau tidak. Konten merupakan daya tarik serta isi yang dijadikan kunci utama dalam meningkatkan pengunjung. Hal itu tentunya membuat web yang selalu update serta isinya kekinian akan semakin menarik untuk dikunjungi. Tentunya hal tersebut membuat pengguna web harus senantiasa rajin dalam memperbarui konten yang ada.

Nah perbedaan menonjol dapat terlihat, di mana web statis merupakan jenis web yang isi kontennya jarang update atau lebih tepatnya tidak dirubah. Sedangkan untuk website dinamis membuat penggunanya dapat dengan mudah untuk memperbarui konten yang ada.

3. Ukuran Website

Berikutnya yang membedakan kedua website ini ada pada ukuran website yang terkadang memang jarang diperhatikan pengunjung. Untuk web statis, ukuran web kecil, semua itu karena sistem pemograman web statis tidaklah rumit. Tentunya pemograman tersebut berdampak pada lebih mudahnya pengguna mengoperasikan. Hal berbeda tentunya pada web dinamis, pemograman yang ada pada web ini terbilang cukup besar.

Semua itu tentu karena web ini sistem pemograman serta struktur bahasa yang ada jauh lebih kompleks. Di mana hal tersebut akan mempengaruhi waktu akses web yang lebih memakan waktu dibandingkan web statis.

4. Desain

Selain konten, sebuah web tentunya juga akan unggul dan menarik jika desain yang ada cukup unik dan beraneka ragam. Bahkan bukan saja pengunjung namun juga pengguna web akan tertarik juga. Perbedaan web statis dan web dinamis khususnya dibagian desain cukuplah terlihat. Di mana web statis mengusung desain sederhana, bahkan pilihan desain yang ada monoton dan terkesan klasik.

Sedangkan untuk web dinamis mengusung desain yang kekinian, di mana sangat beraneka ragam jenis dari desain yang dapat dipilih. Bahkan pengguna dapat dengan mudah memberikan tambahan animasi atau hal lainnya guna mempercantik web. Tentunya untuk menghasilkan desain yang unik ini sangat berpengaruh dari keahlian yang dimiliki pengguna web tersebut.

5. Tujuan Pengguna Web

Sebuah web tentunya memiliki tujuannya masing-masing saat penggunanya mulai mengoperasikannya. Di mana tujuan dari setiap orang saling berbeda, dimana tentunya sangat mempengaruhi pengguna web. Untuk web statis sendiri tujuan didirikannya web tersebut biasanya untuk digunakan dalam jangka waktu lama. Hal itu tentu saja akan mempengaruhi gerak pengguna, di mana web ini tidak memerlukan banyak perubahan. Sedangkan web dinamis biasanya untuk memenuhi penghasilan, di mana tentu saja sangat membutuhkan pembaharuan website. Sehingga banyak orang yang tertarik dan memilih untuk datang.

6. Tujuan Pengunjung Web

Terakhir yang menjadi perbedaan web statis dan dinamis ada pada tujuan pengunjung web tersebut. Di mana untuk web statis pengunjung tidak dapat melakukan perubahan, semua jalur akses ditutup. Hal itulah yang membuat web ini terkadang kurang interaktif. Sedangkan web dinamis akan memungkinkan pengunjung melakukan perubahan. Baik itu perubahan desain ataupun isi dari web berbeda dan web dinamis cukup dianggpa interaktif.

Nah itulah beberapa hal mengenai perbedaan web statis dan web dinamis yang dapat dijadikan referensi. Setelah mengetahui perbedaan tersebut tentunya akan lebih mudah dalam menentukan web mana kiranya yang akan digunakan.